
DELI SERDANG – Ada pemandangan berbeda dalam Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Astaka, Jalan Willem Iskandar, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Senin (17/8/2026).
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution yang bertindak sebagai inspektur upacara tidak berdiri di atas mimbar seperti lazimnya pelaksanaan upacara pemerintahan. Ia justru memilih berdiri di tengah lapangan bersama para peserta upacara, berbaur dan ikut merasakan teriknya matahari pagi bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Pilihan tersebut menciptakan suasana yang tidak biasa. Tidak tampak jarak mencolok antara pemimpin dan peserta upacara. Langkah ini seolah menegaskan bahwa semangat kemerdekaan harus dimaknai dengan kebersamaan, kesetaraan, serta komitmen bersama membangun Sumatera Utara. Biasanya, jajaran Forkopimda berbaris di atas pendopo, namun tahun ini Bobby mengaku sengaja ikut turun dan berbaris langsung di lapangan.
Upacara pengibaran bendera Merah Putih dan pembacaan teks proklamasi tersebut dimulai pukul 08.15 WIB. Pada kesempatan ini, Bobby Nasution tampil mengenakan pakaian adat khas suku Batak Toba, sementara Wakil Gubernur Sumut, Surya, tampil necis dengan busana adat khas suku Mandailing. Upacara turut dihadiri unsur Forkopimda Sumut, organisasi kemasyarakatan, kalangan pelajar, aparatur sipil negara (ASN), serta tamu kehormatan dari negara sahabat.
Dalam rangkaian upacara, Gubernur Bobby Nasution juga menyematkan tanda kehormatan Satyalancana kepada sejumlah ASN yang telah mengabdi selama 20 hingga 30 tahun, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi panjang mereka. Selain itu, turut diserahkan pula remisi serta pengurangan masa pidana bagi warga binaan pemasyarakatan yang memenuhi syarat. Usai upacara, Bobby juga menyapa seluruh peserta dan pasukan upacara serta berfoto bersama Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) dan para pelajar, sebelum bersama rombongan mengikuti pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia secara virtual dari Kantor Gubernur Sumatera Utara.
Usai upacara, Bobby menegaskan bahwa pengendalian inflasi dan pemerataan pembangunan menjadi bagian penting dalam mengisi kemerdekaan. Menurutnya, pemerintah harus memastikan masyarakat di seluruh wilayah memperoleh akses yang sama terhadap kebutuhan pokok dan pembangunan.
“Terkait inflasi, ya kita berupaya agar bagaimana harga bahan terutama kebutuhan pokok di semua daerah bisa terjangkau,” ujar Bobby menjawab pertanyaan wartawan seputar harga bahan pokok yang memengaruhi inflasi, terutama beras, di sejumlah daerah.
Ia menambahkan, langkah pemerataan pembangunan turut diwujudkan lewat percepatan pembangunan di wilayah yang selama ini membutuhkan perhatian lebih, khususnya Kepulauan Nias, salah satunya dengan rencana pembangunan gudang pangan guna menekan disparitas harga kebutuhan pokok di kawasan kepulauan tersebut.
Soal lapangan pekerjaan, Bobby juga berjanji akan terus mengoptimalkan penciptaan lapangan kerja di Sumatera Utara. “Ini tolong disampaikan dengan jelas. Soal lapangan pekerjaan, pasti akan kita terus upayakan dari Pemerintah Provinsi juga membuka lapangan pekerjaan melalui investasi yang masuk,” ungkapnya.
Rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Sumatera Utara sebelumnya juga diawali dengan Upacara Kehormatan Ziarah Nasional dan Renungan Suci yang berlangsung khidmat di Taman Makam Pahlawan, Jalan SM Raja, Medan, pada Senin dini hari, yang dipimpin Panglima Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan (Pangdam I/BB) Mayjen TNI Hendy Antariksa selaku inspektur upacara.
