
MEDAN – Pemerintah Kota (Pemko) Medan terus mematangkan kesiapan pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang akan dibangun di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Terjun, Kecamatan Medan Marelan. Salah satu langkah konkret yang telah dilakukan yakni menyiapkan proses pematangan lahan guna mendukung kelancaran pembangunan fasilitas tersebut. Persiapan ini dilakukan seiring dengan target groundbreaking pembangunan PSEL yang direncanakan berlangsung pada akhir Desember 2026. Pemko Medan menegaskan bahwa seluruh tahapan persiapan terus dikawal secara serius agar pembangunan berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Kesiapan lahan menjadi salah satu faktor krusial yang harus dituntaskan lebih awal sebelum memasuki tahap pembangunan fisik.
Kesiapan tersebut dibahas secara mendalam dalam Diskusi Teknis Rencana Pematangan Lahan untuk Pembangunan PSEL yang digelar di Ruang Rapat I, Balai Kota Medan, pada Sabtu (26/9/2026). Diskusi tersebut dipimpin langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Medan, Erfin Fahrurrazi, didampingi sejumlah pejabat terkait lainnya. Pertemuan tersebut membahas berbagai aspek teknis yang perlu diselesaikan agar proses pembangunan PSEL dapat berjalan sesuai dengan tahapan dan perencanaan yang telah disusun. Sejumlah isu teknis terkait kondisi lahan turut menjadi pembahasan utama dalam pertemuan tersebut. Diskusi berlangsung intensif guna memastikan tidak ada kendala berarti yang dapat menghambat proses pembangunan ke depannya.
Dalam pertemuan tersebut, Erfin Fahrurrazi menegaskan bahwa Pemko Medan menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung pembangunan PSEL di TPA Terjun tersebut. Ia memastikan bahwa lahan yang telah disiapkan oleh Pemko Medan dapat dimatangkan sesuai dengan kebutuhan teknis pembangunan fasilitas tersebut. Erfin menyampaikan bahwa berbagai opsi teknis terkait proses pematangan lahan terus dibahas secara mendalam agar prosesnya dapat berjalan optimal dan efisien. Pernyataan tersebut disampaikan Erfin sebagai bentuk komitmen Pemko Medan dalam mendukung penuh program strategis nasional tersebut. Kesiapan tersebut turut menjadi sinyal positif bagi kelancaran proses pembangunan PSEL di Kota Medan.
Erfin turut menyampaikan bahwa dirinya telah melaporkan perkembangan persiapan tersebut kepada Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas. Ia menegaskan bahwa Wali Kota Medan secara prinsip telah menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan PSEL tersebut. “Yang pasti kami menyatakan kesiapan kami. Tadi juga saya sudah lapor kepada Pak Wali Kota, dan beliau secara prinsip mendukung,” ujar Erfin dalam forum diskusi tersebut. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa dukungan terhadap proyek PSEL tidak hanya datang dari tingkat teknis, tetapi juga mendapat perhatian langsung dari pimpinan tertinggi Kota Medan. Dukungan tersebut diyakini dapat mempercepat proses realisasi pembangunan PSEL di TPA Terjun.
Lebih lanjut, Erfin menjelaskan bahwa pengelolaan sampah dan lingkungan hidup merupakan bagian penting dari tanggung jawab pemerintah daerah sekaligus bentuk pelayanan kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa persoalan sampah tidak dapat dipandang sebelah mata mengingat dampaknya yang luas terhadap kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat. Menurutnya, keberadaan fasilitas PSEL diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi permasalahan sampah di Kota Medan. Erfin menilai pembangunan fasilitas tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam mewujudkan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Pernyataan tersebut disampaikan Erfin guna menegaskan urgensi pembangunan PSEL bagi masa depan Kota Medan.
Erfin juga menegaskan bahwa Pemko Medan menyambut baik sinergi dari seluruh pihak terkait dalam mempersiapkan pembangunan PSEL di Kota Medan. Ia menilai keberhasilan pembangunan fasilitas tersebut tidak dapat terwujud tanpa adanya kerja sama yang solid antara berbagai instansi terkait. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam memastikan seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Erfin berharap kolaborasi tersebut dapat terus terjalin hingga proyek PSEL rampung dibangun. Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk apresiasi terhadap seluruh pihak yang telah terlibat dalam proses persiapan pembangunan PSEL.
Dalam kesempatan tersebut, Erfin turut menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran seluruh pihak terkait yang turut serta dalam forum diskusi tersebut. “Kami sangat menyambut baik kehadiran Bapak dan Ibu semua, seluruh pihak terkait. Sesuai perencanaan kita, groundbreaking direncanakan akhir Desember. Untuk itu, kami sudah menyiapkan terkait lahannya,” ungkap Erfin dalam forum tersebut. Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan bahwa persiapan lahan untuk pembangunan PSEL telah memasuki tahap akhir menjelang pelaksanaan groundbreaking. Erfin berharap seluruh proses tersebut dapat berjalan lancar tanpa adanya kendala berarti hingga waktu pelaksanaan yang telah ditetapkan. Harapan tersebut disampaikan Erfin di hadapan seluruh peserta diskusi yang hadir dalam pertemuan tersebut.
Diskusi teknis tersebut turut diikuti oleh sejumlah instansi terkait, di antaranya Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, serta Pemerintah Kabupaten Deli Serdang. Selain itu, forum tersebut juga dihadiri oleh perwakilan dari Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) serta sejumlah mitra terkait lainnya. Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan besarnya perhatian terhadap proyek strategis pembangunan PSEL di Kota Medan. Keterlibatan lintas instansi tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi dalam setiap tahapan pembangunan fasilitas tersebut. Forum diskusi tersebut berlangsung produktif dengan menghasilkan sejumlah kesepakatan teknis terkait persiapan pembangunan PSEL.
Pembangunan fasilitas PSEL di TPA Terjun tersebut merupakan salah satu program strategis yang diharapkan mampu mengatasi persoalan sampah sekaligus menghasilkan energi listrik bagi Kota Medan. Keberadaan fasilitas tersebut diyakini dapat memberikan manfaat ganda, baik dari sisi pengelolaan lingkungan maupun penyediaan sumber energi alternatif. Pemko Medan berkomitmen untuk terus mengawal setiap tahapan pembangunan agar proyek tersebut dapat terealisasi sesuai dengan target waktu yang telah ditentukan. Berbagai pihak berharap pembangunan PSEL tersebut dapat menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi permasalahan sampah yang selama ini menjadi persoalan serius di Kota Medan. Dukungan dari berbagai instansi terkait dinilai menjadi modal penting dalam mewujudkan pembangunan fasilitas tersebut.
Dengan adanya kesiapan lahan serta dukungan penuh dari berbagai pihak, target groundbreaking pembangunan PSEL pada akhir Desember 2026 diharapkan dapat terealisasi sesuai rencana. Pemko Medan menegaskan komitmennya untuk terus melakukan koordinasi intensif dengan seluruh pihak terkait guna memastikan kelancaran proses pembangunan ke depannya. Keberhasilan pembangunan PSEL tersebut diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam pengelolaan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan. Seluruh pihak yang terlibat berharap proyek tersebut dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat Kota Medan. Pemko Medan optimistis pembangunan PSEL dapat menjadi tonggak penting dalam mewujudkan pengelolaan lingkungan yang lebih baik dan berkelanjutan di masa mendatang.
