
Medan — Seorang bayi laki-laki dilaporkan hilang saat berada di Rumah Sakit Umum (RSU) Sundari, yang berlokasi di Jalan TB Simatupang, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan.
Kabar hilangnya bayi tersebut sontak membuat pihak keluarga dan lingkungan rumah sakit resah, mengingat peristiwa itu terjadi di area yang seharusnya menjadi tempat aman bagi pasien dan bayi yang baru lahir.
Pihak kepolisian yang menerima laporan segera bergerak cepat melakukan penyelidikan guna mengungkap keberadaan bayi tersebut serta mencari tahu kronologi kejadian yang sebenarnya.
Dari hasil penyelidikan, terungkap fakta mengejutkan bahwa bayi tersebut ternyata dicuri oleh seorang wanita yang berpura-pura menjadi perawat di rumah sakit tempat bayi itu berada.
Modus berpura-pura sebagai tenaga medis tersebut diduga digunakan pelaku untuk mengelabui pihak keluarga maupun petugas rumah sakit, sehingga dapat dengan leluasa membawa bayi tersebut keluar dari lokasi tanpa menimbulkan kecurigaan.
Menindaklanjuti temuan itu, aparat kepolisian kemudian melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk melacak keberadaan pelaku hingga akhirnya berhasil menangkapnya.
Selain menangkap pelaku, kepolisian juga berhasil mengamankan bayi laki-laki yang sempat dilaporkan hilang tersebut dalam kondisi selamat, tanpa mengalami luka maupun gangguan kesehatan yang berarti.
Keberhasilan pengungkapan kasus ini tidak lepas dari kesigapan aparat kepolisian dalam merespons laporan kehilangan bayi secara cepat, sehingga korban dapat segera ditemukan dan dikembalikan kepada keluarganya.
Kasus dugaan pencurian bayi dengan modus menyamar sebagai perawat ini menjadi sorotan sekaligus pengingat pentingnya pengawasan ketat di lingkungan rumah sakit, khususnya di ruang perawatan bayi dan ibu melahirkan.
Pihak berwajib dipastikan akan terus mendalami kasus ini guna mengungkap motif pelaku secara menyeluruh, sekaligus memastikan proses hukum terhadap pelaku berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
