
Medan — Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Medan, Khoiruddin Rangkuti, menegaskan bahwa penentuan maupun perubahan peringkat desil, mulai dari desil 1 hingga desil 10, dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) merupakan kewenangan mutlak Badan Pusat Statistik (BPS).
Ia menekankan, kewenangan tersebut sepenuhnya berada di tangan BPS, bukan pada Pemerintah Kota (Pemko) Medan, Kementerian Sosial (Kemensos), maupun pihak kelurahan.
Penegasan ini disampaikan Khoiruddin Rangkuti untuk menyikapi tingginya jumlah warga yang mendatangi langsung Kantor Dinas Sosial Kota Medan dengan tujuan mengubah status peringkat desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) mereka.
Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan masih adanya kesalahpahaman di tengah masyarakat mengenai alur dan mekanisme yang benar dalam mengajukan keberatan atau pembaruan data desil.
“Kita perlu menyatukan pemahaman para camat dan lurah agar tidak mengarahkan warga yang tidak puas dengan angka desilnya jauh-jauh datang ke Dinsos,” kata Khoiruddin Rangkuti, Rabu (2/9/2026).
Ia menjelaskan, sejatinya proses pembaruan data maupun pengajuan ketidaksesuaian desil dapat dilakukan dengan lebih mudah dan tidak perlu menempuh jarak jauh hingga ke kantor Dinsos.
Warga, lanjutnya, cukup melaporkan persoalan tersebut kepada operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial-Next Generation (SIKS-NG) yang telah tersedia di 151 kantor kelurahan se-Kota Medan.
Dengan adanya operator SIKS-NG di tingkat kelurahan tersebut, Khoiruddin Rangkuti berharap masyarakat dapat lebih mudah mengakses layanan terkait data kesejahteraan sosial tanpa harus mendatangi Dinsos Kota Medan secara langsung.
Ia pun mengimbau seluruh camat dan lurah di Kota Medan untuk memberikan pemahaman yang sama kepada jajarannya, sehingga warga dapat diarahkan sesuai prosedur yang benar sejak awal.
Langkah ini diharapkan dapat mengurai penumpukan warga di Kantor Dinsos Kota Medan sekaligus mempercepat proses penanganan keluhan terkait data desil DTSEN melalui jalur yang lebih tepat dan efisien.
