
NEWMEDAN.COM – Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3APMP2KB) menggelar Seleksi Finalis Duta Generasi Berencana (GenRe) Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Serba Guna PKK Kota Medan pada Jumat, 26 Juni 2026. Seleksi ini menjadi salah satu agenda tahunan dalam upaya membentuk generasi muda yang berkualitas, berkarakter, dan memiliki kepedulian terhadap berbagai persoalan sosial. Puluhan peserta dari berbagai sekolah dan perguruan tinggi mengikuti proses seleksi dengan penuh antusias. Mereka bersaing untuk menjadi representasi generasi muda Kota Medan yang inspiratif. Program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam membangun sumber daya manusia sejak usia remaja.
Acara dibuka oleh Kepala Dinas P3APMP2KB Kota Medan yang diwakili oleh Kepala Bidang Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga, Elviyanti Pohan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa Program GenRe merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam membangun karakter generasi muda. Menurutnya, remaja memiliki peran penting sebagai calon pemimpin masa depan yang harus dipersiapkan sejak dini. Oleh karena itu, pembinaan terhadap remaja perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai program edukatif. Duta GenRe diharapkan mampu menjadi contoh positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Semangat kepemimpinan dan kepedulian sosial menjadi nilai utama yang ingin dibangun.
Program Generasi Berencana atau GenRe merupakan salah satu program nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas kehidupan remaja. Program ini mendorong generasi muda agar mampu merencanakan pendidikan, karier, kehidupan berkeluarga, serta kesehatan reproduksi secara lebih matang. Selain itu, GenRe juga mengedepankan pentingnya pembentukan karakter, kedisiplinan, dan tanggung jawab sosial. Pemerintah berharap melalui program ini lahir generasi yang lebih siap menghadapi berbagai tantangan masa depan. Pendidikan karakter menjadi salah satu fokus utama dalam pelaksanaan program tersebut. Dengan perencanaan yang baik, remaja diharapkan mampu mengambil keputusan yang lebih bijaksana.
Dalam pelaksanaan seleksi, peserta tidak hanya dinilai dari kemampuan akademik, tetapi juga dari kemampuan komunikasi, kepemimpinan, wawasan, dan kepedulian terhadap isu-isu sosial. Mereka mengikuti berbagai tahapan seleksi yang dirancang untuk mengukur kompetensi secara menyeluruh. Penilaian dilakukan oleh dewan juri yang berasal dari berbagai latar belakang profesional. Tujuannya adalah memilih peserta yang benar-benar mampu menjadi teladan bagi generasi muda lainnya. Kompetisi ini juga menjadi sarana pengembangan potensi diri para peserta. Pengalaman selama seleksi diharapkan menjadi bekal berharga dalam kehidupan mereka.
Elviyanti Pohan menegaskan bahwa ajang Duta GenRe bukan sekadar perlombaan untuk memilih pemenang. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan wadah pembelajaran dan pengembangan kapasitas generasi muda. Para peserta dibekali berbagai materi mengenai kepemimpinan, komunikasi, kesehatan reproduksi, hingga pengembangan karakter. Dengan bekal tersebut, mereka diharapkan mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing. Edukasi menjadi aspek utama dalam seluruh rangkaian kegiatan. Pemerintah ingin menciptakan generasi muda yang memiliki wawasan luas dan berintegritas.
Salah satu tujuan utama Program GenRe adalah mendorong remaja untuk menghindari berbagai perilaku berisiko yang dapat memengaruhi masa depan mereka. Pemerintah memberikan edukasi mengenai bahaya pernikahan usia dini, penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, serta berbagai persoalan sosial lainnya. Pemahaman yang baik mengenai isu-isu tersebut sangat penting bagi remaja. Dengan pengetahuan yang memadai, mereka diharapkan mampu mengambil keputusan yang bertanggung jawab. Pencegahan melalui edukasi menjadi pendekatan yang lebih efektif dibandingkan penanganan setelah masalah terjadi. Kesadaran sejak dini menjadi kunci keberhasilan program.
Selain memperoleh pembekalan, para finalis Duta GenRe juga dipersiapkan untuk menjadi pendidik sebaya atau peer educator. Mereka diharapkan mampu menyampaikan informasi positif kepada teman-teman seusianya dengan cara yang mudah dipahami. Pendekatan melalui teman sebaya dinilai lebih efektif dalam menjangkau kalangan remaja. Informasi yang diberikan meliputi kesehatan reproduksi, perencanaan masa depan, serta pentingnya menjauhi perilaku negatif. Peran Duta GenRe tidak berhenti setelah kompetisi selesai. Mereka akan menjadi mitra pemerintah dalam kegiatan edukasi masyarakat.
Program GenRe juga memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan keluarga yang berkualitas. Remaja yang memiliki perencanaan hidup yang baik akan lebih siap memasuki kehidupan berkeluarga di masa depan. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Pembentukan karakter sejak usia muda menjadi investasi penting bagi pembangunan bangsa. Oleh karena itu, Program GenRe terus dikembangkan di berbagai daerah. Kota Medan menjadi salah satu daerah yang aktif melaksanakan program tersebut.
Antusiasme peserta dalam mengikuti seleksi menunjukkan tingginya minat generasi muda terhadap kegiatan pengembangan diri. Mereka tidak hanya ingin memperoleh gelar sebagai Duta GenRe, tetapi juga ingin menambah pengalaman dan wawasan. Selama proses seleksi, peserta diberikan kesempatan untuk menunjukkan kreativitas, kemampuan berbicara di depan umum, serta kemampuan memecahkan masalah. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting dalam membangun rasa percaya diri. Kompetisi ini juga memperluas jaringan pertemanan antar remaja. Lingkungan yang positif akan mendukung perkembangan karakter peserta.
Pemerintah Kota Medan terus berupaya memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkembang melalui berbagai program pembinaan. Selain Duta GenRe, berbagai kegiatan kepemudaan lainnya juga rutin dilaksanakan sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia. Pemerintah menyadari bahwa investasi terbesar sebuah daerah terletak pada kualitas generasi mudanya. Oleh karena itu, pembinaan dilakukan secara berkesinambungan melalui berbagai sektor. Pendidikan, kesehatan, dan pengembangan karakter menjadi prioritas utama. Kolaborasi dengan sekolah dan masyarakat juga terus diperkuat.
Dalam era digital saat ini, tantangan yang dihadapi remaja semakin kompleks. Pengaruh media sosial, perkembangan teknologi, dan perubahan gaya hidup menuntut remaja memiliki kemampuan berpikir kritis. Program GenRe hadir sebagai salah satu solusi untuk membekali remaja dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan. Melalui edukasi yang tepat, remaja dapat memanfaatkan teknologi secara bijaksana. Mereka juga diharapkan mampu menjadi penyebar informasi positif di lingkungan digital. Literasi digital menjadi bagian penting dari pembinaan generasi muda.
Keberadaan Duta GenRe juga diharapkan mampu memperkuat kampanye pemerintah dalam menciptakan generasi sehat, cerdas, dan berprestasi. Para finalis nantinya akan dilibatkan dalam berbagai kegiatan sosialisasi di sekolah, komunitas, dan masyarakat. Mereka akan menjadi wajah program GenRe di Kota Medan. Peran tersebut membutuhkan kemampuan komunikasi yang baik serta komitmen yang tinggi terhadap nilai-nilai positif. Oleh karena itu, proses seleksi dilakukan secara ketat dan objektif. Hanya peserta terbaik yang akan dipercaya mengemban tanggung jawab tersebut.
Masyarakat memberikan apresiasi terhadap upaya Pemerintah Kota Medan dalam membina generasi muda melalui Program GenRe. Kegiatan ini dinilai mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan karakter remaja. Selain meningkatkan pengetahuan, program ini juga membangun rasa tanggung jawab sosial dan kepemimpinan. Dengan semakin banyaknya remaja yang terlibat, diharapkan pengaruh positif dapat menyebar lebih luas. Generasi muda memiliki potensi besar untuk menjadi motor perubahan di masyarakat. Dukungan dari berbagai pihak menjadi faktor penting dalam keberhasilan program.
Ke depan, Pemerintah Kota Medan berkomitmen untuk terus mengembangkan Program GenRe agar menjangkau lebih banyak kalangan remaja. Inovasi dalam metode pembinaan dan edukasi akan terus dilakukan sesuai perkembangan zaman. Pendekatan yang lebih kreatif dan interaktif diharapkan mampu menarik minat generasi muda. Selain itu, kerja sama dengan berbagai lembaga pendidikan dan organisasi kepemudaan akan terus diperkuat. Langkah ini bertujuan menciptakan ekosistem pembinaan remaja yang berkelanjutan. Dengan demikian, manfaat program dapat dirasakan secara lebih luas.
Melalui Seleksi Finalis Duta Generasi Berencana Tahun 2026, Pemerintah Kota Medan kembali menegaskan komitmennya dalam membangun generasi muda yang berkualitas, berkarakter, dan siap menjadi agen perubahan. Program ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembentukan kepemimpinan, karakter, dan kepedulian sosial. Diharapkan para finalis mampu menjadi inspirasi bagi remaja lainnya untuk merencanakan masa depan secara lebih baik, menjauhi perilaku berisiko, serta aktif menyebarkan nilai-nilai positif di tengah masyarakat. Dengan dukungan semua pihak, Program GenRe akan terus menjadi salah satu fondasi penting dalam menciptakan generasi emas Indonesia di masa depan.
