
KOTA MEDAN – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mengisi malam akhir pekan dengan menyapa langsung ratusan warga di Jalan Selamat Pulau, Kelurahan Sitirejo III, Kecamatan Medan Amplas, pada Sabtu (31/10/2026) malam. Kehadiran orang nomor satu di Kota Medan itu merupakan bagian dari kegiatan Sapa Warga yang rutin dilaksanakan Pemerintah Kota Medan. Ratusan warga tampak antusias memadati lokasi kegiatan sejak sebelum acara dimulai. Suasana berlangsung akrab dan hangat meskipun kegiatan digelar pada malam hari. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk berinteraksi langsung dengan pemimpin daerahnya.
Berbeda dari biasanya, kegiatan Sapa Warga yang lazimnya digelar setiap Sabtu pagi kali ini dilaksanakan pada malam hari. Perubahan waktu tersebut dilakukan agar Rico dapat melihat langsung kondisi lingkungan pada malam hari. Dengan cara itu, ia dapat menilai secara nyata situasi yang dirasakan warga, termasuk soal penerangan dan keadaan jalan. Pendekatan tersebut dinilai lebih efektif untuk memahami persoalan di lapangan secara menyeluruh. Warga pun menyambut baik langkah wali kota yang dianggap mau turun langsung ke tengah masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, dialog dengan warga dibagi menjadi empat sesi. Setiap sesi memberi kesempatan kepada warga untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, serta harapan secara terbuka. Rico mendengarkan satu per satu persoalan yang disampaikan dengan saksama. Sejumlah pejabat perangkat daerah turut hadir mendampingi agar keluhan dapat segera ditanggapi. Pola dialog bertahap ini membuat penyampaian aspirasi berlangsung tertib dan merata.
Persoalan banjir menjadi salah satu keluhan utama yang disampaikan warga dalam dialog tersebut. Warga mengungkapkan bahwa genangan air kerap muncul di lingkungan mereka setiap kali hujan deras mengguyur. Kondisi itu dinilai mengganggu aktivitas sehari-hari dan menimbulkan kekhawatiran, terutama saat memasuki musim hujan. Warga berharap pemerintah kota segera melakukan penanganan yang konkret dan berkelanjutan. Keluhan tersebut dicatat oleh jajaran terkait untuk ditindaklanjuti.
Selain banjir, warga juga menyoroti kondisi jalan rusak yang terdapat di sejumlah titik di wilayah tersebut. Jalan berlubang dinilai membahayakan pengguna kendaraan, khususnya pada malam hari dan saat hujan. Warga meminta agar perbaikan dilakukan secepatnya demi keselamatan dan kenyamanan bersama. Kondisi infrastruktur jalan yang baik dinilai penting untuk menunjang kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat. Rico menyatakan akan meminta dinas terkait segera melakukan pengecekan dan penanganan.
Keluhan lain yang mengemuka ialah lampu penerangan jalan yang mati di beberapa ruas. Minimnya penerangan membuat lingkungan menjadi gelap dan dikhawatirkan rawan terhadap tindak kejahatan maupun kecelakaan. Digelarnya kegiatan pada malam hari membuat Rico dapat melihat sendiri kondisi tersebut secara langsung. Warga berharap lampu penerangan jalan dapat segera diperbaiki agar lingkungan kembali terang dan aman. Rico menegaskan bahwa persoalan penerangan jalan akan menjadi perhatian pemerintah kota.
Persoalan pengangkutan sampah juga turut disampaikan warga dalam dialog empat sesi tersebut. Warga menilai jadwal pengangkutan sampah belum berjalan optimal sehingga sampah kerap menumpuk di beberapa titik. Penumpukan sampah dikhawatirkan menimbulkan bau tidak sedap, mengganggu kesehatan, dan memperparah penyumbatan saluran air. Warga meminta agar pengangkutan sampah dilakukan secara teratur dan menjangkau seluruh lingkungan. Rico meminta dinas terkait memperbaiki sistem pengangkutan agar pelayanan kebersihan lebih baik.
Menanggapi berbagai keluhan tersebut, Rico berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap persoalan yang disampaikan warga. Ia meminta jajarannya bekerja cepat, terukur, dan tidak berhenti pada pencatatan keluhan semata. Menurutnya, kegiatan Sapa Warga bukan sekadar seremoni, melainkan sarana untuk menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan warga dalam menjaga lingkungan. Pernyataan tersebut disambut tepuk tangan dari warga yang hadir.
Warga Medan Amplas menyambut baik kehadiran wali kota yang bersedia turun langsung pada malam hari. Mereka menilai langkah tersebut menunjukkan kepedulian pemimpin terhadap kondisi masyarakat di tingkat bawah. Sejumlah warga berharap janji penanganan yang disampaikan dapat benar-benar terealisasi dalam waktu dekat. Kegiatan serupa diharapkan terus dilaksanakan di berbagai kecamatan lain di Kota Medan. Dengan demikian, hubungan antara pemerintah dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik.
Melalui kegiatan Sapa Warga malam hari ini, Pemerintah Kota Medan berharap dapat menyerap aspirasi masyarakat secara lebih utuh dan langsung. Berbagai persoalan, mulai dari banjir, jalan rusak, lampu penerangan jalan, hingga pengangkutan sampah, diharapkan segera mendapat penanganan yang tepat. Ke depan, evaluasi atas tindak lanjut keluhan warga akan terus dilakukan agar pelayanan publik semakin baik. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat dinilai menjadi kunci terwujudnya lingkungan yang lebih aman, bersih, dan nyaman. Pemerintah Kota Medan menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendengarkan dan melayani warga.
