
NEWMEDAN.COM – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menerima kunjungan kehormatan dari mantan Wali Kota Distrik Tenggara Singapura, Mohd Fahmi Aliman, di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Senin (29/9/2025). Pertemuan ini menjadi ajang penting untuk mempererat hubungan kerja sama antara Kota Medan dan Singapura.
Dalam pertemuan tersebut, kedua tokoh membahas peluang kolaborasi strategis, terutama di bidang pengelolaan sampah (waste management) dan pengembangan konsep smart city. Dua isu ini dianggap penting karena relevan dengan kebutuhan Medan saat ini.
Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan bahwa Medan sedang giat mendorong pembenahan tata kota. Salah satu fokus utama adalah penanganan sampah yang masih menjadi tantangan besar di perkotaan.
“Pengelolaan sampah menjadi prioritas utama kami, dan pengalaman Singapura bisa menjadi inspirasi untuk diterapkan di Medan,” ujar Rico dalam sambutannya.
Mohd Fahmi Aliman menyambut baik peluang tersebut. Menurutnya, keberhasilan Singapura dalam membangun sistem pengelolaan sampah modern dapat menjadi contoh bagi kota-kota besar lain, termasuk Medan.
Selain persoalan sampah, perbincangan juga mengarah pada konsep smart city. Rico menilai, penerapan teknologi dalam tata kelola kota akan meningkatkan pelayanan publik dan efisiensi birokrasi.
Smart city juga diyakini mampu mendorong transparansi, memperkuat partisipasi warga, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat Medan secara keseluruhan.
Fahmi Aliman memberikan sejumlah masukan terkait implementasi smart city, mulai dari sistem transportasi berbasis teknologi, digitalisasi layanan publik, hingga integrasi data yang terpusat.
Kunjungan ini tidak hanya sebatas diskusi teknis, tetapi juga mempererat hubungan kultural dan diplomatik antara Medan dan Singapura. Rico menyebut hubungan yang baik akan membuka banyak pintu kerjasama lain di masa depan.
Ia menambahkan, Pemko Medan siap membangun kolaborasi jangka panjang yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam bidang kebersihan kota dan digitalisasi layanan.
Pertemuan hangat ini turut diwarnai dengan tukar pikiran mengenai peluang investasi. Beberapa sektor potensial di Medan, seperti pariwisata, pendidikan, dan ekonomi kreatif, turut mendapat perhatian.
Rico menegaskan, Medan adalah kota yang terbuka terhadap kerja sama internasional. Dengan semangat kolaboratif, ia berharap pengalaman Singapura dapat mempercepat transformasi Medan menjadi kota modern.
Di akhir pertemuan, kedua tokoh sepakat untuk menindaklanjuti pembahasan dengan pertemuan teknis lebih lanjut bersama tim ahli dari masing-masing pihak.
Pertemuan ini menjadi bukti nyata bahwa Medan terus melangkah maju, membuka diri terhadap inovasi global, dan menempatkan kesejahteraan warga sebagai prioritas utama pembangunan kota.
Dengan langkah strategis tersebut, Pemko Medan optimistis dapat menghadirkan wajah baru kota yang lebih bersih, modern, dan berdaya saing di tingkat internasional.
