
SIMALUNGUN – Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Jalan Lingkar Luar Parapat, Kabupaten Simalungun, pada Senin (24/3/2026). Insiden ini melibatkan sebuah truk bermuatan baja ringan yang mengalami kendala saat melintasi jalur menanjak.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.45 WIB dan langsung menarik perhatian warga sekitar. Truk yang diduga gagal menanjak itu akhirnya mundur dan menimpa sebuah mobil yang sedang berada di belakangnya.
Mobil tersebut diketahui membawa enam orang penumpang. Akibat kejadian tersebut, seluruh korban terjebak di dalam kendaraan dan membutuhkan evakuasi khusus dari tim penyelamat.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari berbagai unsur segera dikerahkan ke lokasi kejadian. Proses evakuasi dilakukan dengan penuh kehati-hatian mengingat kondisi kendaraan yang mengalami kerusakan cukup parah.
Proses evakuasi berlangsung selama kurang lebih dua jam. Petugas menggunakan peralatan khusus untuk mengeluarkan para korban dari dalam kendaraan yang tertimpa muatan truk.
Dari hasil evakuasi, tiga orang korban dinyatakan selamat. Mereka langsung mendapatkan penanganan medis dan dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat.
Korban selamat masing-masing adalah Sukarno (56), Watini (55), serta Fahmi Muhazir Nasution (12). Ketiganya dibawa ke Puskesmas Tiga Dolok untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Sementara itu, tiga korban lainnya dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban terdiri dari dua perempuan dan satu laki-laki yang merupakan sopir kendaraan.
Seluruh korban meninggal kemudian dievakuasi ke RSUD Dr. Djasamen Saragih untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.
Kecelakaan ini diduga terjadi akibat truk tidak mampu menanjak di jalur yang cukup curam. Muatan baja ringan yang dibawa diduga menjadi salah satu faktor yang memperberat beban kendaraan.
Petugas juga menduga adanya kemungkinan masalah teknis pada kendaraan, seperti rem atau mesin, yang menyebabkan truk kehilangan kendali saat berada di tanjakan.
Jalur Lingkar Luar Parapat sendiri dikenal memiliki kontur jalan yang menantang, terutama bagi kendaraan berat. Kondisi ini mengharuskan pengemudi untuk ekstra berhati-hati saat melintas.
Setelah seluruh korban berhasil dievakuasi, operasi pencarian dan penyelamatan resmi dinyatakan selesai. Tim SAR gabungan memastikan tidak ada lagi korban yang tertinggal di lokasi kejadian.
Pihak berwenang mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan angkutan berat, untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melintas di jalur menanjak. Pemeriksaan rutin dinilai sangat penting untuk mencegah kecelakaan serupa.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan berkendara, terutama di jalur rawan kecelakaan. Kewaspadaan dan kesiapan teknis kendaraan menjadi faktor utama dalam menghindari risiko di jalan raya.
