
NEWMEDAN.COM – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan bahwa pengangkatan direksi Perusahaan Umum Daerah bukan sekadar pengisian jabatan. Menurutnya, jabatan tersebut merupakan amanah besar. Amanah itu harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Tujuannya untuk membenahi BUMD agar lebih sehat. Keberadaan PUD harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan Rico Waas dalam kegiatan pelantikan direksi PUD di lingkungan Pemerintah Kota Medan. Ia menekankan pentingnya komitmen moral. Setiap direksi diharapkan bekerja dengan integritas tinggi. Jabatan bukan simbol kekuasaan. Jabatan adalah bentuk pengabdian.
Rico Waas mengingatkan bahwa tantangan pengelolaan PUD ke depan semakin kompleks. Persaingan usaha semakin ketat. Tuntutan pelayanan publik juga semakin tinggi. Karena itu, dibutuhkan kepemimpinan yang visioner. Direksi harus mampu beradaptasi dengan perubahan.
Menurutnya, profesionalisme menjadi kunci utama dalam mengelola badan usaha milik daerah. Direksi harus memahami prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Transparansi dan akuntabilitas wajib dijaga. Setiap keputusan harus berbasis kepentingan publik. Tidak boleh ada kepentingan pribadi.
Wali Kota Medan juga menekankan pentingnya kinerja yang terukur. Direksi diminta menetapkan target yang jelas. Capaian kinerja harus dapat dievaluasi. Dengan demikian, keberhasilan dapat diukur secara objektif. PUD diharapkan mampu berkontribusi terhadap pendapatan daerah.
Rico Waas menegaskan bahwa pelantikan bukan akhir dari proses. Justru setelah pelantikan, tanggung jawab besar menanti. Direksi harus segera bekerja. Pembenahan internal perlu dipercepat. Inovasi harus terus dikembangkan.
Ia juga meminta direksi untuk membangun budaya kerja yang sehat. Kerja sama tim harus diperkuat. Komunikasi internal perlu ditingkatkan. Setiap pegawai harus merasa dilibatkan. Lingkungan kerja yang kondusif akan meningkatkan kinerja.
Dalam arahannya, Rico Waas menyinggung pentingnya pelayanan publik. PUD tidak hanya mengejar keuntungan. Pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas. Kualitas layanan perlu ditingkatkan. Kepuasan masyarakat menjadi indikator keberhasilan.
Wali Kota Medan menegaskan bahwa pemerintah daerah akan melakukan pengawasan. Pengawasan bertujuan memastikan PUD berjalan sesuai aturan. Evaluasi kinerja akan dilakukan secara berkala. Direksi yang tidak berprestasi akan dievaluasi. Hal ini dilakukan demi kepentingan daerah.
Ia juga mengajak direksi untuk bersikap terbuka terhadap kritik. Kritik dinilai sebagai masukan konstruktif. Dengan kritik, perbaikan dapat dilakukan. Sikap defensif harus dihindari. Keterbukaan menjadi modal penting dalam pengelolaan PUD.
Rico Waas mengingatkan bahwa keberhasilan PUD berdampak langsung pada citra pemerintah daerah. Jika PUD dikelola dengan baik, kepercayaan publik akan meningkat. Sebaliknya, kegagalan akan merugikan masyarakat. Karena itu, tanggung jawab direksi sangat besar. Amanah ini harus dijaga.
Ia menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi praktik korupsi. Integritas menjadi nilai utama. Setiap direksi harus mematuhi aturan hukum. Pengelolaan keuangan harus transparan. Penyelewengan tidak akan ditoleransi.
Rico Waas berharap direksi mampu membaca potensi daerah. Potensi tersebut dapat dikembangkan melalui PUD. Inovasi produk dan layanan perlu didorong. Dengan begitu, PUD bisa menjadi motor penggerak ekonomi daerah. Dampaknya akan dirasakan masyarakat luas.
Ia juga mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak. Kerja sama dengan swasta dan instansi lain perlu dijajaki. Kolaborasi harus saling menguntungkan. Prinsip kehati-hatian tetap dijaga. Kepentingan daerah tidak boleh dirugikan.
Wali Kota Medan menekankan pentingnya perencanaan jangka panjang. Direksi diminta menyusun strategi bisnis yang matang. Rencana kerja harus realistis dan terukur. Setiap program harus memiliki dampak jelas. Keberlanjutan usaha menjadi tujuan utama.
Rico Waas menyampaikan bahwa Pemko Medan siap mendukung langkah positif direksi. Dukungan diberikan sepanjang sesuai aturan. Sinergi antara pemerintah dan PUD harus terjalin baik. Komunikasi perlu dijaga secara intensif. Dengan sinergi, target dapat tercapai.
Ia juga meminta direksi untuk menjaga kepercayaan publik. Kepercayaan adalah modal utama. Sekali hilang, sulit dikembalikan. Karena itu, setiap kebijakan harus dipertimbangkan dengan matang. Kepentingan masyarakat harus diutamakan.
Menurut Rico Waas, PUD memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah. Peran tersebut harus dimaksimalkan. Direksi diharapkan menjadi agen perubahan. Pembaruan sistem dan manajemen perlu dilakukan. PUD harus bergerak maju.
Ia menutup arahannya dengan pesan moral. Jabatan direksi bukan untuk dibanggakan. Jabatan adalah ladang pengabdian. Keberhasilan diukur dari manfaat yang dirasakan masyarakat. Dedikasi dan kejujuran menjadi kunci utama. Amanah harus dijaga hingga akhir masa jabatan.
Dengan pelantikan ini, Rico Waas berharap PUD di Kota Medan semakin profesional. Kinerja badan usaha daerah diharapkan meningkat. Pelayanan publik menjadi lebih baik. Kontribusi terhadap pembangunan daerah semakin nyata. Masyarakat Kota Medan diharapkan merasakan dampaknya.
