
NEWMEDAN.COM – Upaya penanganan bencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah Aceh dan Sumatera Utara terus mendapat perhatian pemerintah. Salah satu bentuk dukungan datang dari Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, yang turun langsung menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak.
Penyaluran bantuan tersebut dilakukan bekerja sama dengan Pengurus Besar Matahari Pagi Indonesia, organisasi sosial yang selama ini aktif dalam berbagai aksi kemanusiaan.
Daerah yang disasar dalam kegiatan ini meliputi Kabupaten Aceh Tamiang di Provinsi Aceh serta wilayah Tapanuli Tengah di Provinsi Sumatera Utara—dua daerah yang mengalami kerusakan cukup parah akibat bencana.
Dahnil menyampaikan bahwa bantuan yang dibawa merupakan amanah langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Presiden disebut menginstruksikan agar pengiriman bantuan ke dua wilayah tersebut dilakukan secara cepat dan tepat sasaran.
Menurut Dahnil, masyarakat di titik-titik pengungsian sangat membutuhkan bahan makanan pokok dan air bersih karena sebagian besar sarana hidup mereka rusak diterjang banjir.
Dalam keterangannya, Dahnil menjelaskan pihaknya membawa lebih dari 20 ton beras yang diperuntukkan bagi ribuan warga terdampak di berbagai posko pengungsian.
Selain beras, tim juga menyalurkan 30.000 liter air bersih. Air bersih tersebut diangkut menggunakan empat unit truk tangki berkapasitas besar untuk menjangkau lokasi-lokasi yang sulit mendapat akses air layak konsumsi.
Kondisi banjir yang berlangsung cukup lama membuat warga kesulitan memperoleh air bersih karena sumur dan instalasi air rumah tangga tercemar lumpur.
Tidak hanya kebutuhan pokok, tim juga membawa bahan makanan siap konsumsi seperti telur matang, yang menjadi salah satu suplai penting bagi warga yang tidak memiliki akses untuk memasak.
Dahnil menegaskan bahwa kebutuhan makanan cepat saji sangat mendesak mengingat sebagian besar warga masih berada di pengungsian dan tidak memiliki fasilitas dapur yang memadai.
Pengiriman bantuan ini dilakukan secara terstruktur dan didampingi oleh petugas lapangan untuk memastikan bahwa semua bantuan sampai kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Di beberapa titik, Dahnil turut berinteraksi langsung dengan warga, mendengarkan keluhan, serta menyampaikan pesan kepedulian dari pemerintah.
Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah terus memantau perkembangan situasi di Aceh dan Sumut, termasuk kesiapan daerah untuk memasuki tahap pemulihan.
Dalam kesempatan itu, Dahnil menyampaikan harapannya agar seluruh warga tetap tabah dan saling membantu dalam menghadapi masa sulit ini.
Pemerintah, lanjutnya, berkomitmen untuk mempercepat bantuan tambahan, baik berupa logistik maupun tenaga pendukung, guna memastikan kondisi warga kembali stabil.
Di sisi lain, Pengurus Besar Matahari Pagi Indonesia menegaskan bahwa mereka siap membantu pemerintah dalam upaya pemulihan pascabencana, termasuk mendukung kebutuhan darurat lainnya.
Kegiatan kemanusiaan ini mendapat apresiasi dari masyarakat Aceh Tamiang dan Tapanuli Tengah. Banyak warga menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian pemerintah pusat.
Aparat daerah turut membantu proses distribusi agar bantuan dapat tersebar merata, terutama ke daerah-daerah yang terisolasi akibat kerusakan jalan dan jembatan.
Hingga kini, tim gabungan pemerintah dan relawan masih terus melakukan distribusi bantuan tambahan sembari menyiapkan langkah-langkah penanganan lanjutan.
Dengan adanya perhatian langsung dari pemerintah pusat melalui pengiriman bantuan ini, diharapkan kondisi Aceh dan Sumut dapat segera pulih. Masyarakat pun diharapkan dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari setelah bencana mereda.
