
NEWMEDAN.COM – Kejuaraan Atletik U18 & U20 Asia Tenggara yang digelar di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) resmi berakhir dengan catatan positif. Seluruh rangkaian pertandingan berlangsung sukses dan mendapat sambutan meriah dari peserta berbagai negara.
Ajang bergengsi ini dibuka oleh Gubernur Sumut, Bobby Nasution, yang menegaskan pentingnya menjadi tuan rumah yang baik dalam setiap event nasional maupun internasional. Pesan tersebut menjadi landasan bagi seluruh panitia dalam menjalankan tugas mereka.
Sejak hari pertama penyelenggaraan, atlet-atlet muda dari berbagai negara Asia Tenggara menunjukkan antusiasme tinggi. Mereka berkompetisi dengan semangat sportif sekaligus mencatat sejumlah pencapaian baru.
Tidak sedikit rekor yang berhasil dipecahkan, baik pada kategori U18 maupun U20. Hal ini menunjukkan meningkatnya kualitas atletik di kawasan Asia Tenggara, sekaligus menjadi kebanggaan bagi tuan rumah.
Indonesia berhasil menutup kejuaraan dengan prestasi luar biasa setelah dinobatkan sebagai juara umum. Keberhasilan ini menjadi motivasi besar bagi atlet muda untuk terus berlatih dan berprestasi di level internasional.
Vietnam mengikuti di posisi kedua dengan perolehan medali yang mengesankan. Sementara Filipina berada di peringkat ketiga dan tetap menunjukkan performa kompetitif sepanjang kompetisi.
Gubernur Bobby Nasution menyampaikan bahwa keberhasilan penyelenggaraan event ini tidak terlepas dari kerja sama semua pihak, mulai dari panitia, relawan, hingga masyarakat yang turut berpartisipasi.
Sebelum pembukaan resmi, Bobby menekankan pentingnya profesionalisme dan keramahan untuk memastikan bahwa Sumut dapat menjadi tuan rumah yang terus dipercaya pada event berikutnya.
“Ke depan, kita ingin Sumut selalu siap menjadi tempat penyelenggaraan even nasional maupun internasional,” ujar Bobby dalam sambutannya.
Kesuksesan penyelenggaraan juga diakui oleh Wakil Ketua PB PASI Sumut, Tigor M Tanjung. Ia menyebut bahwa para peserta dari berbagai negara memberikan apresiasi tinggi terhadap kualitas event.
Menurut Tigor, panitia pelaksana bekerja secara maksimal untuk memastikan seluruh kebutuhan peserta terpenuhi, mulai dari akomodasi, transportasi, hingga kesiapan venue.
Stadion Madya Atletik Sumut menjadi pusat perhatian karena dinilai memiliki fasilitas yang sangat memadai untuk kejuaraan tingkat regional. Venue tersebut mendapat pujian dari delegasi luar negeri.
Selain fasilitas, para wasit yang bertugas juga disebut bekerja secara profesional dan adil. Hal ini menjadi poin penting untuk menjaga kualitas dan kredibilitas kompetisi atletik.
Tigor menambahkan bahwa peserta secara langsung menyampaikan rasa puas terhadap penyelenggaraan event tahun ini. Ucapan terima kasih dan apresiasi mengalir dari berbagai kontingen.
“Kami bersyukur karena peserta memuji pelayanan kita. Mereka merasa nyaman dan terlayani dengan baik,” ucap Tigor saat penutupan kejuaraan.
Event ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga menjadi ajang membangun persahabatan antarbangsa. Interaksi hangat antar atlet dan pelatih menjadi warna tersendiri sepanjang penyelenggaraan.
Melalui kejuaraan ini, Sumut membuktikan diri mampu menyelenggarakan event internasional dengan sukses. Hal ini menjadi modal penting untuk penyelenggaraan event olahraga di masa depan.
Selain itu, kejuaraan ini juga mendorong peningkatan minat masyarakat terhadap olahraga atletik, terutama generasi muda yang hadir menyaksikan lomba secara langsung.
Masyarakat Sumut berharap event berskala internasional semakin sering dilaksanakan di provinsi mereka, karena berdampak positif pada pariwisata, ekonomi, dan perkembangan olahraga.
Dengan berakhirnya kejuaraan ini, PB PASI dan Pemerintah Provinsi Sumut berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan atlet dan memperkuat fasilitas olahraga.
Keberhasilan Sumut dalam menyelenggarakan event ini menjadi gambaran nyata bahwa kerja keras, koordinasi, dan kesungguhan dapat menghasilkan prestasi yang membanggakan.
Ajang Atletik Asia Tenggara U18 & U20 tahun ini resmi ditutup dengan penuh rasa syukur. Sumut meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta dan kembali menegaskan diri sebagai tuan rumah olahraga yang unggul.
